Lebah Trigona, indonesia

Related Articles


Lebah trigona (Trigona sp.) adalah jenis lebah penghasil madu yang tidak memiliki sengat atau biasa dikenal dengan istilah stingless honey bees. Lebah ini termasuk kedalam Kelas Insecta dan memiliki Family yang sama dengan Lebah Madu yaitu Apidae. Habitat asli lebah trigona adalah didalam hutan yang lembab dan bersuhu hangat seperti pada daerah tropis dan beberapa daerah subtropis di Dunia. Persebaran serangga dipengaruhi oleh kondisi geologi dan ekologi suatu daerah, perbedaan iklim, musim dan jenis makannannya. Makanan dari lebah ini tergolong sederhana yaitu vegetasi yang ada disekitar sarang.


Terdapat tiga produk yang dihasilkan oleh lebah trigona yang dapat dimanfaatkan oleh manusia, diantaranya madu, bee pollen, dan propolis. Berdasarkan penelitian, Propolis atau penutup sarang lebah ini dapat dijadikan sebagai antibiotik karena dapat menekan atau bahkan membunuh bakteri patogen sehingga mampu menjaga kualitas atau kemurnian dari madu. Madu yang dihasilkan lebah trigona atau biasa disebut madu klanceng juga memiliki banyak manfaat diantaranya sebagai antioksidan. Salah satu antioksidan yang terkandung didalam madu lebah ini adalah protacatechuic acid (PCA), PCA sendiri sudah terbukti mampu mempercepat penyembuhan luka. Selain itu, madu klanceng juga mengandungg hidrogen peroksida, flavonoid, senyawa fenolisk, dan peptida antibakterial yang dapat melawan beberapa bakteri antara lain B. brevis. Dan E. coli. Artinya madu ini dapat menyembuhkan diare, demam dan keracunan makanan. Sedangkan bee polen bermanfaat sebagai penekan kolesterol jahat dalam darah serta dapat meredakan peradangan pada tubuh.


Dahulu, untuk mendapatkan madu dari lebah ini kita harus mencari sarangnya jauh didalam hutan. Butuuh waktu berjam-jam untu mencari dan menangkap produk dari lebah trigona. Namun, dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, kini kita dapat beternak madu trigona diluar habitat aslinya. Untuk melakukan budidaya lebah trigona, dibutuhkan lahan yang memiliki vegetasi iyang diperlukan oleh lebah. Vegetasi yang disiapkan tergolong sederhana, seperti bunga, sayur, dan tanaman lainnya. Di Desa Seran, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, terdapat suatu lokasi budidaya lebah trigona.

Budidaya lebah trigona yang dilakukan karena pemuda dan pemudi desa Seran sadar akan potensi daerahnya dan potensi dari lebah trigona. Sejak tahun 2019, kepala desa memberikan bantuan modal untuk mengembangkan daerah budidaya lebah trigona. Seriring berjalannya waktu, selain untuk tujuan budidaya lebah trigona, daerah tersebut juga dijadikan tempat wisata karena terdapat banyak spot foto yang bernuansa alam dipercantik dengan berbagai jenis bunga.

Agar lebah trigona mau membentuk koloni dan berkembangbiak didaerah tersebut, disediakanlah wadah yang terbuat dari kayu. Pada dasarnya untuk memanen hasil budidaya, dibutuhkan waktu sekitar 2-5 bulan. Waktu panen dipengaruhi oleh ketersediaan vegetasi sebagai pakan lebah. Tidak hanya di Nusa Tenggara Barat, trend membudidaya lebah trigona dapat kita jumpai dibeberapa daerah di Indonesia lainnya.

More on this topic

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular stories